Southern Hemisphere : 1st quarter – Brisbane

BAB II : Queensland

04990004

Brisbane.

Dalam sekejap saya langsung jatuh cinta dengan kota ini. sebuah kota mungil (yang lebih kecil dari Melbourne),lebih sepi, namun tertata rapi. Saya menghabiskan seminggu di sini. Tinggal di sebuah hostel di tengah kota tepat di depan Suncorp Stadium dan kurang lebih 10 menit berjalan kaki dari CBD. Southbank, dengan The Wheel of Brisbane sebagai landmark sepertinya menjadi spot pertemuan yang paling poluler di kota ini. Selain taman yang lapang, di tempat ini juga sering diadakan acara-acara komunitas serta budaya oleh pemerintah kota. Hari pertama menjejakan kaki di kota ini, ada beberapa teman pemegang Visa WHV lainnya dari Indonesia  yang dengan ramah dan murah hati mengajak saya berkeliling di sekitaran Southbank dan CBD. Dan kebetulan hari itu pula sedang diadakan Festival Kelahiran Buddha, Festival Budaya China serta Festival kembang api yang diadakan dengan meriah, saya sungguh beruntung.

Menurut saya, kota ini adalah surganya para turis. terletak di pesisir timur benua, kota Brisbane memilki banyak sekali atraksi wisata (alam) yang bisa mereka tawarkan. dari pantai yang sangat cantik di Gold Coast, Sunshine Coast atau Surfer Paradise, lalu ada Lone Pine Koala Sanctuary, sebuah taman penangkaran Koala, sampai dengan Mt. Cootha di ketinggian yang memanjakan mata dengan pemandangan kota dari atas gunung,  yang semuanya bisa ditempuh kurang dari 2 jam menggunakan mobil, atau bisa menggunakan MRT dan bus yang jadwalnya begitu teratur. Sunshine State, mereka menyebutnya, bahkan seorang teman yang berasal dari Bandung mengatakan “pertama kali sampai disini, rasanya sperti rumah, Brissy itu Bandung banget, jalannya naik turun, trus adem dan dikelilingin gunung”. hehhe, saya setuju dengan dia. Brisbane memang terasa rumah untuk mereka yang senang tinggal di kota yang rapi, kecil,tidak begitu sibuk  dan tenang. kota yang chill, kata teman saya.

049600340499000904960024049600230496003004960026049600350496002804960029

setelah beberapa urusan di Brisbane selesai, mulai dari masalah kontrak kerja sampai urusan membeli mobil,( untuk bekerja di outback Australia, punya kendaraan sendiri sangatlah penting),serta berbelanja beberapa keperluan dapur di Chinatown,  saya mulai melanjutkan perjalanan saya ke st. george yang jaraknya kurang lebih 600 km barat kota Brisbane melalui jalan darat. Saya sempat mampir beristirahat di kota Toowoomba, sebuah kota kcil yang menurut saya ukurannya setara kota kecamatan di Bali, yang letaknya 150km dari kota Brisbane, garden city menurut plang besar di pintu masuk kota. Disini ada Japanese Garden, sebuah taman yang dibangun oleh pemerintah kota Toowomba bekerja sama dengan Jepang, serta beberapa campsite. Saya memutuskan untuk bermalam di sebuah Campsite tidak jauh dari Toowomba, sebelum melanjutkan ke St. George esok harinya.

04990015049900160499001004990014

Dan sepertinya, Real Australia Experience seperti yang dikatakan dlam lowongan kerja di Agrilabour akan segera dimulai setelah ini. 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s