Railway Travel

01680009

“For my part, I travel not to go anywhere, but to go. I travel for travel’s sake. The great affair is to move. |Robert Louis Stevenson”

Di penghujung tahun 2015 saya memutuskan untuk melakukan sebuah perjalanan beberapa hari ke pulau Jawa sambil mengunjungi pacar saya di Jakarta. Dan Kereta Api menjadi moda transportasi pilihan saya. Beberapa tahun terakhir, menaiki kereta api trans Jawa adalah salah satu keinginan saya yang paling besar. Bagi kami orang-orang Bali, Kereta Api hanyalah moda transportasi yang ada di lagu-lagu anak masa SD yang hanya bisa kami lihat di Televisi. Pertama kali saya naik kereta api justru ketika saya tinggal di negeri Jepang. untuk bepergian jauh maupun dekat, saya lebih memilih naik kereta api ketimbang Bis malam atau menyewa mobil. Yang membuat kereta api menjadi alat transportasi favorit saya adalah ketepatan waktu, kebersihan dan aksesnya yang terintegrasi dengan moda transportasi lainya. Waktu saya juga bisa saya isi dengan banyak hal, sambil membaca buku, atau sekedar memperhatikan orang-orang yang lalu lalang di kereta yang sekali waktu saya ambil gambarnya menggunakan kamera saya. Itulah sebabnya ketika saya kembali ke Indonesia, melakukan perjalanan menaiki kereta api masuk ke daftar paling atas di dalam bucket list saya. Saya akan menemukan karakter yang berbeda di dalam kereta api di Indonesia, setidaknya itu yang ada di pikiran saya.

Libur akhir tahun adalah waktu dimana ada banyak orang Indonesia yang bepergian. Bali, terutama Bali selatan dipenuhi oleh mobil-mobil dengan plat B, D, L, P dan entah apalagi yang menambah keruwetan di daerah Kuta dan sekitarnya. Saya tidak pernah bisa menikmati malam pergantian tahun baru di area-area pariwisata di Bali. Terlalu semrawut. Dan oleh karena itu saya memilih melakukan perjalanan ke luar pulau. Beberapa minggu sebelum keberangkatan saya mulai mencari tiket kereta api dari Banyuwangi ke Jakarta, yang ternyata saya harus transit dulu di Jogjakarta. untuk menekan biaya, saya memilih kereta kelas ekonomi, toh dari cerita yang saya dengar, kereta ekonomi sekarang sudah jauh lebih baik, rapi dan nyaman dibandingkan beberapa tahun lalu. Saya akan memulai perjalanan dari Stasiun Banyuwangi Baru, dan berakhir di Stasiun Pasar Senen dengan 1 kali transit di stasiun Lempuyangan Jogjakarta.

 

27 Desember sore, saya berangkat dari Lovina menaiki Bus Umum yang tujuan akhirnya adalah pelabuhan Gilimanuk. Setelah kurang lebih 2 jam perjalanan, menyeberang dari Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang. Sampai di Banyuwangi, saya langsung berjalan ke Stasiun Banyuwangi Baru yang memang jaraknya hanya 200 meter dari pelabuhan Ketapang, untuk mencetak tiket saya. Saya memutuskan untuk bermalam di penginapan di sekitaran Stasiun karena kereta saya akan berangkat jam 6.30 pagi keesokan harinya. Beruntung bagi saya, ada beberapa penginapan yang dimiliki oleh warga setempat dengan harga yang sangat bersahabat yang lokasinya ada tepat di depan Stasiun. Saya merasa sangat terbantu.

01680014

Perjalanan dimulai di sini. Ternyata benar, kereta ekonomi sekarang tidak seseram cerita teman-teman saya beberapa tahun lalu. Setiap gerbong sudah ada AC dan setiap penumpang pasti mendapatkan tempat duduk. Saya merasa cukup nyaman. hanya sedikit penumpang di dalam kereta ketika berangkat dari Banyuwangi sehingga saya dengan leluasa menguasai tempat duduk di aeral saya. Kereta mulai penuh ketika memasuki Stasiun Jember. Mulai dari stasiun ini saya akan mulai memiliki teman perjalanan. Seorang ibu muda bersama 4 orang anaknya yang masih kecil-kecil ( yang sulung masih duduk di kelas 4 SD dan bungsu masih berumur 1,5 tahun) serta seorang pengasuh anak. yang membuat saya tersenyum adalah salah satu dari anak-anak ini adalah anak berkebutuhan kusus. Selama perjalanan ada banyak sekali hal yang mereka kerjakan. Area tempat duduk saya menjadi sangat gaduh oleh mereka, Buku dan kamera saya ditarik-tarik, dan si anak berkebutuhan khusus ini tak henti-hentinya mengajukan pertanyaan kepada saya, menarik buku saya, dan moncomot cemilan yang saya bawa. 016800240168002101680011keceriaan mereka membuat perjalanan 13 jam saya menjadi tidak begitu membosankan, sampai akhirnya kami harus berpisah di stasiun Lempuyangan, Jogjakarta. Malam itu saya menginap di rumah kawan di Jogja sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta Keesokan harinya.

Perjalanan dari Stasiun Lempuyangan ke Stasiun Pasar Senen memakan waktu yang sedikit lebih pendek dibandingkan Banyuwangibaru ke Lempuyangan. Tapi entah kenapa perjalanan ini menjadi jauh lebih membosankan karena teman perjalanan saya yang berbeda. Teman-teman duduk saya hari itu sibuk dengan gadget masih-masing. Ketika saya mencoba untuk memulai obrolan, mereka hanya menjawab seadanya. Jadi saya memutuskan untuk menghabisakan sisa perjalanan hari itu dengan membaca buku, mendengarkan musik, nonton film di Handphone serta tidur sampai akhirnya tiba di Stasiun Pasar Senen setelah 9 jam perjalanan yang terasa sangat lama.

Mungkin untuk beberapa orang, melakukan perjalanan adalah bagaimana bisa sampai ke tujuan dengan cepat. Dan untuk sebagian orang lain, melakukan perjalanan adalah bagaimana kita menikmati perjalanan itu sendiri. Bukan tentang sampai ke tujuan dengan cepat. Tapi tentang hal-hal yang kita temui dan alami selama perjalanan, yang membuat kita semakin menikmati waktu, yang memberikan pelajaran bahwa setiap jengkal ruang dan setiap detik waktu yang kita lalui memberikan cerita yang bisa kita lihat dan hargai  dengan sudut pandang kita masing-masing.

016500320165003401650033016500370165003501650036016800050168000301680006016800070168000801680012016800220168001501680016016800190168002001680023016800180168001701680013016800260168002801680038

 

Advertisements

2 thoughts on “Railway Travel

  1. Photonya cukup bercerita banyak, bahwa perjalanan pertama tidak membosankan meskipun sering diganggu sama anak kecik. Terus perjalanan kedua karena pada kekinian dan punya masing masing jadi sibuk sendiri, pastinya jadi sepi ya..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s