Sakura di Shinjuku Gyoen

FH020033

Jepang, meskipun menyenangkan dikunjungi sepanjang tahun, tapi untuk beberapa orang tentu memiliki waktu favorit mereka untuk berkunjung ke Negeri Matahari Terbit ini. Musim Panas adalah untuk mereka yang ingin melihat parade budaya, festival-festival yang diadakan hampir di seluruh negeri, serta pesta kembang api. Musim Gugur untuk mereka yang ingin merasakan kesejukan sambil melihat keindahan daun-daun yang berubah merah menunggu gugur (Koyou). Musim dingin yang ingin melihat keindahan Salju, serta bermain ski. dan Musim Semi, untuk mereka yang ingin melihat keindahan bunga-bunga dan tumbuhan yang mulai mekar setelah berhibernasi di musim dingin. Dan yang paling dikenal dari musim semi di Jepang adalah mekarnya bunga Sakura.

Sakura, bagi negara Jepang merupakan sebuah chiri khas, dan citra Jepang tidak bisa dilepaskan dari bunga Sakura. Ada banyak jenis bunga sakura yang hidup di negara ini, yang biasanya mulai mekar di musim semi yang kemudian akan gugur beberapa hari setelahnya. siklus mekarnya bunga Sakura yang sangat singkat ini membuatnya menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh setiap orang.  Keindahan dari mekarnya bunga ini menarik perhatian hampir seluruh warga Jepang, bahkan dunia. Setiap tahun, di akhir bulan maret sampai awal April, orang-orang akan berkumpul di satu tempat untuk menikmati keindahan Bunga Sakura sambil menikmati hidangan sederhana yang dinikmati bersama keluarga, sahabat ataupun kekasih, yang oleh orang Jepang dinamakan dengan Hanami ( Diambil dari kata Hana yang berarti Bunga, serta Mi dari Miru yang artinya menyaksikan). Tingginya apresiasi orang Jepang atas bunga ini membuat kita akan dengan mudah menemukan pohon Sakura di setiap sudut kota maupun desa di Jepang. Namun  karena kesibukan dan jam kerja yang relatif panjang, tidak semua orang Jepang, terutama Tokyo, memiliki kemewahan untuk pergi jauh ke luar kota hanya untuk menikmati mekarnya bunga Sakura. Namun hal ini tidak menyurutkan niat mereka, karena di Tokyo sendiri ada banyak spot Hanami yang tersebar hampir di seluruh area kota metropolitan ini. Salah satu yang terbesar dan juga favorit saya adalah Shinjuku Gyoen.

FH020029

Pertama kali saya benar-benar tertarik untuk mengunjungi Shinjuku Gyoen adalah ketika saya menonton sebuah anime (yep, i am that melancholic, hehehehe) . Garden of Words ( Kotonoha no Niwa) sebuah anime karya Makoto Shinkai, yang sebagian besar adegan mengambil tempat di taman ini. Di Anime ini digambarkan bahwa Shinjuku Gyoen adalah sebuah escape spot  bagi sebagian penduduk Tokyo, sebuah taman besar yang rimbun dimana kita bisa merasakan ketenangan dan masuk ke dunia yang berbeda, bukan sebuah kota metropolis yang super sibuk yang setiap orangnya dikejar oleh waktu. Sebeuah penggambaran yang sangat tepat oleh seorang animator yang briliant. Shinjuku Gyoen sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang, Menjadi area tempat tinggal keluarga Shogun pada era Edo  (1603-1867), yang kemudian setelah restorasi, diuah fungsinya menjadi Kkebun Raya sebelum dipindah tangan ke keluarga Kaisar pada tahun 1903, yang kemudian dijadikan area taman rekreasi Royal Family dan tamu kekaisaran. Sempat luluh lantah oleh bom pada saat perang dunia II, lalu dibangun kembali dan dibuka untuk publik pada tahun 1949.

FH000029

Shinjuku Gyoen merupakan rumah bagi ratusan pohon sakura yang disebar di taman seluas 58 hektar dan dibagi ke dalam 3 jenis Garden, French Formal Garden, English Landscape Garden serta Japanese Traditional Garden. dan waktu terbaik untuk melihat mekarnya Sakura adalah akhir maret sampai minggu pertama di bulan April, karena pendeknya usia mekar bunga sakura. (kurang lebih seminggu sejak pertama muncul hingga gugur). Untuk kesana, kita isa mengandalkan rapinya system transportasi di kota Tokyo. Dari Stasiun Shinjuku, kalian bisa langsung berjalan kurang lebih 10 menit ke timur dari pintu keluar selatan (New South entrance) untuk masuk melalui gerbang utama. sementara jika ingin masuk melalui Okido Gate, kita bisa turun di Shinjuku Gyoenmae Station dan berjalan kurang lebih 5 menit.

FH000003

Bagi saya, tokyo adalah miniatur dari Jepang, ada banyak kebun-kebun dan hutan kota ang tersebar di seuruh area Kota, yang dipelihara dengan sangat telaten. Saah ssatu hal yang membuat saya menikmati menghabiskan waktu di kebun-kebun ini, terutama Shinjuku Gyoen, adalah ketenangan. Sangat menyenangkan bisa melihat pohon-pohon besar yang rimbun dengan kiacuan burung dan riak air sungai di tengah-tengah sebuah kota metropolis yang sangat sibuk dan terburu-buru.

FH000015FH000016FH000023FH000009FH000005FH000018FH000024FH020034FH020002

Advertisements

2 thoughts on “Sakura di Shinjuku Gyoen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s