Festival

Mengenal Buleleng melalui Festival.

FH020029

Menjadi salah satu destinasi wisata paling dikenal di dunia, Bali tentu saja meiliki kriteria yang lengkap untuk masuk ke dalam “daftar pulau yang harus dikunjungi sebelum kamu mati” baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Indahnya pemandangan alam, dari eksotisnya pantai sampai hamparan pegunungan yang tenang. Berbagai jenis kesenian sebagai media ekspresi masyarakat yang sangat layak dijadikan tontonan, serta sikap masyarakat bali yang ramah terhadap tamu, menjadikan pulau ini semakin ramai dikunjungi setiap tahun. Hal ini menjadikan bergesernya bentuk mata pencaharian masyarakat Bali yang awalnya adalah masyarakat agrikultur, yang kemudian terjun ke industri pariwisata. terutama di daerah selatan. Bandara ngurah rai yang menjadi pintu masuk pulau ini yang terletak di kabupaten Badung serta mudahnya akses ke daerah sekitarnya membuat daerah Bali selatan baik itu Badung, Denpasar serta Gianyar menjadi lebih mudah dijelajah oleh para turis. Hasilnya, industri pariwisata berkembang dengan sangat pesat di daerah ini. Dan berbagai bentuk advertisement tentang Bali selatan pun akan denngan sangat mudah kita jumpai di banyak agen-agen perjalanan di seluruh dunia. 

Bagaimana dengan daerah lain di Bali? dalam hal ini Buleleng?. secara geografis, Kabupaten Buleleng terletak di pesisir utara pulau Bali. walaupun menjadi kabupaten dengan luas wilayah terbesar di Bali, namun kabupaten ini menjadi salah satu kabupaten yang paling “terisolasi” di Bali. Hal ini disebabkan karena “beratnya” akses jalan yang harus ditempuh  jika kita ingin mengunjungi kabupaten ini dari Denpasar. Yang menyebabkan hal tersebut adalah bentangan barisan pegunungan yang berdiri bagaikan benteng dari ujung timur sampai ke ujung barat, yang mengharuskan para pengunjung untuk melalui jalanan yang menanjak dan berliku untuk sampai ke daerah ini. akibatnya, tidak terlalu banyak turis yang berkunjung ke Buleleng yang menjadikan kabupaten ini tidak terlalu terpengaruh oleh derasnya industri pariwisata seperti di selatan, dan ini membuat sebagian besar masyarakatnya masih mengandalkan pertanian sebagai mata pencaharian utama. Walaupun begitu, bukan berarti Buleleng sama sekali sepi dari kunjungan wisatawan. Buleleng memiliki kawasan wisata Lovina, kawasan wisata tertua di Bali yang dikembangkan oleh alm. AA. andji Tisna, seorang Raja, penulis dan praktisi pariwisata di pulau Bali pada tahun 50an. Hanya saja, sebagian besar turis yang berkunjung adalah turis-turis eropa yang ingin merasakan ketenangan dan jauh dari hingar bingarnya club malam dan bentuk kegiatan wisata sejenisnya.

FH020014

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, dengan semakin banyaknya generasi muda Buleleng yang tertarik untuk menjadi bagian dari industri pariwisata, membuat buleleng mulai mengembangkan sektor pini dan mencoba ambil bagian dari industri yang menjadi industri andalan pulau Bali ini . Sekolah-sekolah pariwisata mulai bermunculan, dan mau tidak mau, pemerintah harus mulai memperhatikan hal pendukung kedepannya. Investor mulai didatangkan. Hotel, villa dan restaurant mulai bermunculan, dan promosi pariwisatapun mulai gencar dilakukan. dan salah satu hal yang paling mudah untuk menarik perhatian para pelancong adalah dengan mengadakan Festival. Ya, Festival yang diadakan untuk merangkum segala bentuk dinamika yang terjadi di kabupaten ini . Yang bisa menunjukan karakter kabupaten yang terkenal keras namun ramah ini. Menunjukan siapa sejatinya Buleleng ini dalam sekilas mata. saya ingat ketika saya kecil dan pariwisata belum terlalu booming seperti sekarang, pemerintah kabupaten selalu mengadakan pawai pembangunan setiap tanggal 18 agustus. Segala bentuk hasil pertanian, kesenian daerah maupun kesenian modern dari masing-masing kecamatan diarak keliling kota dan ditonton oleh ribuan masyarakat yang berbondong-bondong datang ke kota untuk melihat pawai. Saya ingat bagaimana saya tau bahwa masing-masing kecamatan memiliki kekhasan masing-masing melalui arak-arakan yang mereka hadirkan. Dan di masa sekarang, pemerintah mulai lebih kreatif. Acara ini mulai dibungkus dalam bentuk festival yang diadakan selama beberapa hari sehingga mampu menampung lebih banyak atraksi serta mulai dibukanya booth-booth kuliner yang menyajikan makanan khas masing-masing kecamatan. pengembangan inipun mampu menyajikan hiburan lebih banyak baik kepada masyarakat maupun para pelancong yang ingin”berkenalan” dengan Buleleng. Ada beberapa festival yang mulai diadakan baik oleh pemerintah kabupaten maupun pihak swasta.  Ada Buleleng Festival, Lovina Festival, serta Pemuteran Bay festival. dan satu hal yang menjadi kesamaan dari ketiga festival tersebut adalah agar para pengunjung dapat melakukan perkenalan singkat dengan siapa itu Buleleng, melalui berbagai pertunjukan yang disuguhkan didalamnya.

ya, Sebuah pesta perjamuan mulai diadakan agar para tamu bisa mengenal tuan rumah dalam kengahatan di dalam satu ruangan.

 

FH020025FH02002720A (4) (1)

15A (5)FH020022

FH020031
kesenian Kuda Lumping dari Jawa dalam Pawai HUT kota Singaraja pada tahun 2011

FH020003FH020030FH02001610 (0)19 (1)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s